Wednesday, 29 October 2014

Artikel Tentang Bumi


Bumi Bukan Untuk Deforestrasi

Bumi terdiri dari daratan dan  lautan, diantara keduaya tersebar berbagai spesies makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan. Dalam sebuah  ekosistem, diperlukan sebuah keselarasan diantara  makhluk hidup agar tercipta suatu keseimbangan. Namun, karena kebanyakan manusia memiliki sifat yang cenderung ingin “memiliki” dibandingkan “menjadi”, sehingga mereka para manusia memperlakukan segala sesuatu di ekosistem sesuai kemauannya, sehingga menghasilkan ketidakseimbangan. Dan contoh yang paling populer adalah penebangan hutan.
Hutan memiliki peranan yang besar bagi kehidupan di bumi ini, hutan memuat berbagai spsies, yang menyumbang berbagai kebutuhan untuk makhluk hidup di muka bumi. Seprti pohon – pohon yang tumbuh dan berdiri kokok memndirikan sebuah hutan, yang meyumbangkan oksigen sertamenggerakkan roda pendidikan dengan peranan sebagai bahan baku pembuat kertas.
Namun, dngan semua manfaat dan pernanan yang dimiliki oleh hutan, manusia – manusia dengan rasa tidak tidak puasnya,menyalahgunakan semua itu untuk memenuhi rasa puasnya. Menebang hutan adalah salah satu contohnya, penebangan hutan yang dilakuakan bukan tanpa alasan, alasan paling utama adalah sebagai bahan bangunan, bahan pembuat kertas srta kebutuhan akan lahan, namun diantara itu, banyak hal – hal lain yang memiliki kecenderungan dalam hal keserakahan.

Fakta yang ada, sepertiga dari kayu di hutan ditebang telah digunakan sebagai bahan pembuat bubur kertas, untuk industri kertas diseluruh dunia. Bakan Indonesia tercatat di Guinnes book ot world record sebagai negara dengan laju kerusakan hutan (deforestrasi)  tertinggi yaitu mencapai 2 juta hektar pertahun yang setara dengan 4 kali luas pulau bali atau mencapai 7,2 hektar hutan permenitnya yang setara dengan 5 kali luasan sepak bola.
Sudah jadi ketentun seharusnya manusia menjaga keseimbangan untuk kehidupan dibumi ini, mengingat manusia menduduki rantai ekosistem teratas. Apabila hutan ditebang, dirusak, dan tanpa brsyukur, maka Tuhan juga akan melindungi apa yang disebut ciptaannya dan alam akan menyeleksi,mana yang menguntungkan – mana yang merusak. Kita hanya perlu memilih, merawat segala sesuatu yang diberikan tuhan, atau merusaknya, dengan segala resiko yang akan diterima dikemudian hari, hentikan penebangan hutan, melangkah maju untuk masa depan.


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Total Pageviews